Laboratorium Psikologi

Sejarah

Laboratorium Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar didirikan sejak tahun 2000 untuk memenuhi kebutuhan perkembangan ilmu psikologi di Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar. Laboratorium sebagai media pembelajaran, pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi mahasiswa agar lulus sarjana benar – benar telah memiliki keterampilan yang dapat dipergunakan untuk mengembangkan diri di masyarakat.

Laboratorium merupakan kompenen utama dalam mendukung keberhasilan proses pendidikan di Prodi Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar. Laboratorium menjadi fasilitas yang mutlak diperlukan agar mahasiswa dapat mendalami pengetahuan Psikologi dan mampu mengaplikasikan pengetahuan yang telah dipelajari pada saat lulus.

Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar memiliki tujug laboratorium yang terdiri atas : Laboratorium Psikodiagnostik, Laboratorium Psikologi Faal, Laboratorium Psikologi Eksperimen, Laboratorium Observasi dan Wawancara I & II, Laboratorium Observasi Anak, Laboratorium Komputer, Laboratorium Konseling Individu, dan Laboratorium Konseling Keluarga.

Fasilitas laboratorium telah aktif dimanfaatkan sebagai sarana pendalaman dan penguasaan keterampilan mahasiswa serta menunjang penelitian mahasiswa dan dosen. Laboratorium psikodiagnostik Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar cukup representatif dalam mendukung pelaksanaan asesmen Psikologi, sehingga sering digunakan dalam kegiatan tes psikologi (Asesmen Psikologi).

Tujuan

  • Memberikan dukungan layanan peningkatan kemampuan praktis melalui praktikum, pelatihan pada program studi psikologi fakultas psikologi dan bidang kajian ilmu-ilmu lain di universitas negeri makassar.
  • Memberikan kesempatan kepada kalangan akademisi yaitu Dosen, Mahasiswa, untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan profesionalismenya dalam bidang kajian psikologi.
  • Mengembangkan pengetahuan terapan yang dapat dipergunakan secara praktis di dalam masyarakat.

Tugas dan Fungsi

  • Menunjang kegiatan perkuliahan dengan memberikan pelayanan untuk praktikum mahasiswa, antara lain untuk praktikum psikologi eksperimen dan praktikum psikodiagnostik.
  • Mengembangkan keterampilan mahasiswa dan tenaga pengajar, antara lain melalui penelitian dan pelatihan.
  • Meningkatkan keterampilan observasi dan wawancara dengan menyediakan: one way screen sebagai pemisah antara ruang observer dan observee.
  • Menyediakan sarana penunjang kegiatan belajar mengajar, antara lain laboratorium komputer.